cerita dewasa ngentot Montoknya Si Janda Kembang

842 views

Jadi biarpun sudah belasan tahun saya berpraktek atas besaran penderita agak, saya konsisten aja enggak berani membina rumah tangga, karna saya amat mau memuaskan isteriku, apabila saya memilikinya mendatang, serta keceriaan bisa atas gampang digapai apabila kantongku kasar, simpananku melimpah di bank serta rumahku besar.

akan tetapi saya enggak sempat memprotes bakal keadaanku ini. saya enggak mau membanding-bandingkan diriku pada Dr. Susilo yang pakar operasi, ataupun Dr. Hartoyo yang ahli isi, biarpun mereka dulu durasi lagi sama-sama kuliah di fakultas medis kerap saya angkat dalam menghadapi eksamen. Mereka ialah kartika medis yang amat berkilau di dunia bumi, enggak cuma kemasyhuran nama, pula kekayaan yang kelihatan dari Baby Benz, Toyota Land Cruiser, barung-barung bagus, adiratna Hijau, busut Sentul dan lain-lain.

atas pekerjaanku yang menjamu populasi kategori bawah, yang amat membutuhkan jasa kebugaran yang teraih, saya mencapai kebahagiaan dengan cara kejiwaan, karna saya bisa menjamu sesama atas bagus. akan tetapi, dibalik itu, saya juga mencapai kebahagiaan yang amat amat di aspek non materi lainnya.

sesuatu malam hari, saya diminta mendatangi penderita yang tuturnya lagi sakit akut di rumahnya. serupa lazim, saya mendatanginya sehabis saya mengisolasi praktek pada sekeliling sebelah sepuluh malam. nyatanya sakitnya sesungguhnya tidaklah akut apabila ditinjau dari kacamata medis, cuma flu berat disertai minim darah, jadi atas injeksi serta obat yang lazim saya sediakan buat mereka yang kemerosotan mencapai obat malam malam, sang bunda bisa di ringankan penyakitnya.

ketika saya ingin meninggalkan rumah sang bunda, nyatanya bendungan di pinggir bengawan jebol, serta air ampuh mendepak, sampai mobil menjangan bututku bersama merta terbenam hingga sejajar minim lebih 50 senti serta melenyapkan alat perkakas yang luang hidup sesaat. Air di mana-mana, serta saya juga menolong keluarga sang bunda buat ili ke berdasarkan, karna bertepatan rumah petaknya terdiri dari 2 dek serta di dek berdasarkan terdapat kamar minim semata lokasi anak perempuan sang bunda tinggal.

karna enggak terdapat kelihatannya buat berbalik, sehingga sang bunda memintakan saya buat menginap hingga air menarik langkah. Di kamar yang ketang itu, sang bunda lekas tertidur atas pulasnya, serta tinggallah saya berpasangan atas anak sang bunda, yang nyatanya dalam binar remang-remang, kelihatan manis sekali, maklum, umurnya saya perkirakan anyar sekeliling dahulu dua puluhan.

�Pak dokter, ampun betul, kita enggak bisa melayankan apa apa, kiranya segala abah-abah dapur tergenang di bawah�, tuturnya atas suara yang sedemikian itu empuk, biarpun di luar dapat didengar beberan hujan lagi mendayu dayu.
�Oh, tidak apa-apa kenapa Dik�, sahutku.
serta buat melampaui durasi, saya melimpah bersoal padanya, yang nyatanya berjulukan Sri.

nyatanya Sri ialah balu tanpa anak, yang suaminya tewas karna bencana di laut 2 tahun yang kemudian. karna cuma empat mata aja atas ibunya yang lemah, sehingga Sri konsisten meranda. Sri kini beroperasi pada industri ilian busana kanak-kanak, akan tetapi industri tempatnya beroperasi juga terhantam efek darurat ekonomi yang alot.

ketika saya melihat ke jam tanganku, nyatanya jam sudah membuktikan sebelah dua dini hari, serta saya amati Sri mulai terkantuk-kantuk, sehingga saya sarankan beliau buat tidur aja, serta karna sempitnya kamar ini, saya terdesak bersandar di sisi Sri yang mulai menghenyakkan diri.

kelihatan rambut Sri yang jauh berburai di berdasarkan alas. Dadanya yang memunjung kelihatan beranjak naik turun atas teraturnya membarengi nafasnya. kala Sri berbelok tubuh dalam tidurnya, bagian bajunya kira-kira berburai, alhasil bisa kulihat buah dadanya yang bahenol atas bagian yang amat dalam. Pinggangnya yang langsing lebih mementingkan busungan buah dadanya yang kelihatan amat menantang. saya coba menghenyakkan diri di sampingnya serta nyatanya Sri konsisten cendera dalam tidurnya.

Pikiranku mengerawang, terkenang saya bakal Wati, yang pula memiliki buah dada bahenol, yang sempat saya tiduri malam minggu yang kemudian, ketika saya membebaskan capek di kediaman pijit konservatif yang ada melimpah di area saya berpraktek. tetapi Wati nyatanya cuma nikmat di penglihatan, karna permainan seksnya jauh di bawah harapanku. durasi itu saya hampir-hampir enggak bisa berbalik bepergian berdiri, karna burungku lagi konsisten keras serta mengacung sehabis �selesai� bergumul atas Wati. Maklum, saya enggak tercurahkan dengan cara erotis, serta saat ini, sudah sepekan berlalu, serta saya lagi memendam asmara di antara selangkanganku.

saya menguji menyentuh buah dada Sri yang sedemikian itu menantang, nyatanya beliau enggak mengenakan baju dalam di bawah bajunya. Teraba puting susunya yang alit. serta kala saya menguji membebaskan bajunya, nyatanya atas gampang bisa kulakukan tanpa membikin Sri tersadar. saya dekatkan bibirku ke putingnya yang sisi kanan, nyatanya Sri konsisten tertidur.

saya mulai merasakan kemaluanku mulai melabu serta kira-kira mengejang, jadi saya teruskan permainan bibirku ke puting susu Sri yang sisi kiri, serta saya mulai meremas buah dada Sri yang bahenol itu. kerasa Sri beranjak di bawah himpitanku, serta kelihatan beliau tersadar, akan tetapi saya lekas mengambil bibirnya, biar beliau enggak berkoar. saya lumatkan bibirku ke bibirnya, dengan menganjurkan lidahku ke dalam mulutnya. kerasa sekali Sri yang awal kira-kira bengkak, mulai tenang, serta kiranya beliau menikmati pula permainan bingkai serta lidahku, yang disertai atas remasan benci pada ke dua buah dadanya.

Setalah saya benar-benar percaya Sri enggak bakal berdengking, saya alihkan bibirku ke arah bawah, dengan tanganku menguji membelah roknya biar tanganku bisa menyentuh kulit pahanya. nyatanya Sri amat beroperasi serupa, beliau gerakkan bokongnya alhasil atas gampang justru saya bisa meletakkan roknya sekalian atas celana dalamnya, serta ketika itu cemeti dewa di luar membikin sejenak kelihatan akar pukang Sri yang bagus, atas bulu abaimana yang tumbuh rimbun di antara akar pahanya itu.

Kujulurkan lidahku, kususupi rambut rimbun yang tumbuh hingga di pinggir bingkai besar kemaluannya. Di lagi berdasarkan, nyatanya clitoris Sri telah mulai memadat, serta saya jilati sepuas hatiku hingga kerasa Sri kira-kira memobilisasi bokongnya, tentu beliau menahan bualan berahinya yang mulai terganggu oleh gejolak lidahku itu.

Sri membiarkan saya main atas bibirnya, serta kerasa tangannya mulai membuka buah baju kemejaku, kemudian membebaskan ikat pinggangku serta menguji membebaskan celanaku. kiranya Sri memperoleh sedikit kesukaran karna celanaku kerasa ketang karna kemaluanku yang kian melabu serta kian mengejang.

dengan konsisten menjilati kemaluannya, saya menolong Sri membebaskan celana jauh serta celana dalamku sekalian, alhasil saat ini kita sudah berpukas bundar, berbaring bersama-sama di dek kamar, sebaliknya ibunya lagi lelap di berdasarkan lokasi tidur.

Mata Sri kelihatan kira-kira terbelalak ketika beliau memandang ke arah bawah perutku, yang kancap ditumbuhi oleh rambut kemaluanku yang berjebah, serta batang kemaluanku yang sudah melabu kancap serta dalam kondisi bengkak, menjulang atas kepala kemaluanku yang melabu pada ujungnya serta kelihatan merah mengilat.

Kutarik kepala Sri biar memepet ke kemaluanku, serta kusodorkan kepala kemaluanku ke arah bibirnya yang alit. nyatanya Sri enggak aneh membuka mulutnya serta mengulum kepala kemaluanku atas lembutnya. Tangan kanannya mengelus batang kemaluanku sebaliknya tangan kirinya meremas buah kemaluanku. saya mengajukan bokongku serta batang kemaluanku kian dalam menaiki mulut Sri. Kedua tanganku sibuk meremas buah dadanya, kemudian bokongnya serta pula kemaluannya. saya mainkan jariku di clitoris Sri, yang mendatangkannya menggelinjang, ketika saya rasakan abaimana Sri mulai membasah, saya ingat, waktunya telah dekat.

Kulepaskan kemaluanku dari kuluman bingkai Sri, serta kudorong Sri sampai menelentang celentang. Rambut panjangnya balik berburai di berdasarkan alas. Sri mulai sedikit menghindarkan kedua pahanya, alhasil saya gampang menaruh diri di berdasarkan badannya, atas dada menekan kedua buah dadanya yang bahenol, atas bingkai yang melumat bibirnya, serta komponen bawah tubuhku terletak di antara kedua pahanya yang kian dilebarkan. saya turunkan bokongku, serta kerasa kepala kemaluanku mengenai bulu abaimana Sri, kemudian saya geserkan kira-kira ke bawah serta saat ini kerasa kepala kemaluanku terletak diantara kedua bingkai besarnya serta mulai mengenai mulut kemaluannya.

setelah itu saya dorongkan batang kemaluanku beroncet-roncet bersilir-silir menapaki gohong sanggama Sri. kerasa kira-kira hela majunya, karna Sri sudah meranda dua tahun, serta kiranya belum merasakan batang abaimana pria dari itu. atas adem saya majukan lalu batang kemaluanku hingga akibatnya bencat oleh dasar abaimana Sri. nyatanya kemaluanku cukup besar serta jauh buat Sri, akan tetapi ini cuma sesaat aja, karna lekas kerasa Sri mulai sedikit memobilisasi bokongnya alhasil saya bisa mendorong batang kemaluanku hingga habis, menghunjam ke dalam gohong abaimana Sri.

saya membiarkan batang kemaluanku di dalam gohong abaimana Sri sekeliling 20 detik, anyar sehabis itu saya mulai menariknya beroncet-roncet bersilir-silir, hingga kurang lebih setengahnya, kemudian saya dorongkan atas lebih lekas hingga habis. aksi bokongku nyatanya membangunkan asmara Sri yang pula menimpali atas aksi bokongnya maju serta berkurang, kadangkala ke arah kiri serta kanan serta sesekali beranjak memutar, yang membikin kepala serta batang kemaluanku kerasa di remas-remas oleh gohong abaimana Sri yang kian membasah.

enggak kerasa, Sri dapat didengar mendasah dasah, teraduk atas dengusan nafasku yang ditimpali atas hawa keinginan yang kian melambung. buat kali pertama saya menyetubuhi Sri, saya belum mau melaksanakan gaya yang agaknya bakal mendatangkannya terkejut, jadi saya teruskan aksi bokongku membuntuti aksen bersetubuh yang konservatif, akan tetapi ini pula melahirkan perolehan kenikmatan yang amat amat. sekeliling 40 menit setelah itu, disertai atas jeritan minim Sri, saya hunjamkan semua batang kemaluanku dalam dalam, kutekan dasar abaimana Sri serta mendadak setelah itu, kerasa kepala kemaluanku menggangguk-angguk di dalam kekecilan gohong abaimana Sri serta mengucurkan air maniku yang sudah bencat lebih dari satu minggu.

kerasa tubuh Sri melamas, serta saya abaikan berat badanku tergolek di berdasarkan buah dadanya yang bahenol. Batang kemaluanku mulai melemas, akan tetapi lagi cukup besar, serta kubiarkan tergoler dalam kuncian gohong kemaluannya. kerasa terdapat larutan hangat mengalir mandi akar pahaku. dengan melekap badan Sri yang berkeringat, saya kisikan ke telinganya,
�Sri, dapat kasih, dapat kasih.. �

Recent search terms:

  • Memek janda lonte
  • memek mulus janda kembang
author
Author: