cersex mesum ngentot Rayuan Ibu Bos yang Cantik dan Seksi

1780 views

baskara melatis masuk menapaki celah-celah korden kamar hostel. Mataku terbuka serta memandang lelangit kamar. saya berpaling ke sisi tanpa memperoleh bunda Rossye di sisiku. Pikiranku ketika itu, bunda Rossye lagi di kamar mandi mesterilkan diri. Sedikit juga saya enggak berasumsi kalau beliau bakal meninggalkan saya tanpa berpamitan. secabik kertas yang saya temui di meja akibatnya menanggapi keraguanku.

bisikan ASISTEN atasan YANG CANTIK serta sensual
CeritaDewasaIGO | October 31, 2016 | cerita ML Bersambung, cerita curang, cerita afair pegawai, cerita bibi keheningan | No Comments
berkas cerita Sex dewasa teranyar Disertai gambar wanita IGO sensual senang berpukas serta Ngentot � cerita amoral terpanas ini ialah cerita buntut dari cerita sebelumnya yang berjudul perempuan STW sisi Kamar hostel ku yang lagi kelihatan abadi belia, serta pada peluang kali ini lokasi CeritaDewasaIGO. com bakal membagikan cerita sex dewasa anyar yang enggak bertekuk lutut asyik nya atas kepala karangan bisikan Asisten bunda atasan yang Cantik serta sensual

cerita dewasa � baskara melatis masuk menapaki celah-celah korden kamar hostel. Mataku terbuka serta memandang lelangit kamar. saya berpaling ke sisi tanpa memperoleh bunda Rossye di sisiku. Pikiranku ketika itu, bunda Rossye lagi di kamar mandi mesterilkan diri. Sedikit juga saya enggak berasumsi kalau beliau bakal meninggalkan saya tanpa berpamitan. secabik kertas yang saya temui di meja akibatnya menanggapi keraguanku.

bisikan Asisten bunda atasan yang Cantik serta sensual
bisikan Asisten bunda atasan yang Cantik serta sensual

�Abi cinta, bunda alih ke kamar sisi. Pagi ini terdapat rapat dikantor bersama-sama karyawan, jadi pagi-pagi bunda telah alih kamar tanpa memberitahu anda. bila dapat, anda janganlah kembali ke jakarta. Temani bunda, cinta.. , Your lovely�

Pagi itu pula saya telepon reception hostel memberikan ekstensi durasi menginap. saya sempatkan bepergian disekitar hostel dengan menikmati cerahnya keadaan pagi. banyak orang telah mengawali aktivitasnya. Ibu-Ibu berumur pemijat, memintakan jasanya pada sebagian orang asing yang lagi bermalasan. kanak-kanak belia berbulu kekuning-kuningan karna terbakar binar baskara, menenteng kediaman selancar. Mereka kelihatan sedemikian itu bahagia ketika memandang aliran besar berbalun-balun membagi pesisir.

�Mas.. abang Abi kan? � dapat didengar suara wanita memanggilku.

saya berpaling kearah suara itu serta memperoleh ajojing, karyawan bunda Rossye berlari-lari minim ke arahku. busananya amat casual, atas celana pendek berona putih memajang kakinya yang putih serta tahapan. ajojing benar perempuan yang amat sexy, saya berbicara dalam batin. serta hari ini beliau sedemikian itu ringan lidah kepadaku. barangkali wajah bengis yang beliau perlihatkan mulanya malam, amblas ditelan oleh cerahnya matahari pagi.

�Hei.. aku pikir turut bunda, tuturnya terdapat rapat? � Sahutku ketika ajojing terletak dekatku.
�Hm.. bunda bilang sedemikian itu? � Kata-katanya membikin saya bingung dalam batin.
Keraguanku lekas terjawab, �Ibu berjumpa seorang di Denpasar.

Tadinya aku bakal turut, tetapi bunda bilang enggak apa-apa bila beliau pergi seorang diri. �

�Mas.. aku jemu disini, penginnya kembali ke Jakarta segera� Sahutnya dengan menendang-nendang pasir yang putih.
�Karena cowoknya nunggu kan? � saya menggoda.
�Iih, abang dapat saja.. enggak! ajojing kan enggak memiliki cowok� Balasnya dengan menguji mencubit lenganku.

tetapi atas reflek saya menghindar alhasil ajojing imbuh bersemangat mau mencubit lenganku. tiap tangannya menguji mencubit, saya berlari menghindar lazimnya anak minim beracah-acah.

�Udah-udah, udah.. saya nyerah, gih memirik.. � saya belas kepadanya.
�Nah, gitu dong abang, kini saya memirik betul.. � Senyumnya tersungging cantik.

Jarum jam di pergelangan tanganku membuktikan pukul sebelah dua belas kasihan. baskara dipantai Kuta mengantup kulit. Butiran-butiran pasir sesekali melambung ditiup angin. Peselancar lagi beracah-acah bersama-sama aliran yang berbalun-balun.

�Tari, anda makan siang ayo? anda udah sempat ke Jimbaran? �
�Udah, sea foodnya lezat loh abang.. ingin angkat kaki kini? �
�Tari telah mulai lapar nih.. � Selorohnya.

Jimbaran di siang hari, cuma sebagian rumah makan yang buka. kelihatan sebagian pasangan orang asing bercengkrama atas gembira dengan menenggak sebagian botol bir. saya serta ajojing membeli ikan bakar, cumi serta kijing. ajojing cuma makan ikan serta cumi bakar atas nasi sedikit.

�Diet, Tar?
�Nggak, memang ajojing makannya sedikit, mari dong, abang makannya yang melimpah, kendati tangguh kan? �
�Kuat apaan, tangguh ngangkat anda bercakap-cakap.. � saya mesem membalas ucapannya.

�Emang tangguh abang.. � �Ya iyalah.. Orang anda enggak gemut-gemut amat. bila serupa orang itu�, saya menunjuk pada seseorang wanita yang berbadan besar, �Mampuslah saya.. � �Ha.. Ha.. Lucu.. � Tawanya merdeka.

Sepanjang jalur berbalik ke hostel, saya serta ajojing melimpah berbicara hal pribadi per serta sekeliling upaya bunda Rossye. ajojing terlihat amat suka atas profesinya kini bersama-sama bunda Rossye. bunda Rossye melimpah membimbingnya dalam beroperasi, lazimnya bunda serta anak.

kala sudah hingga di laman hostel, ajojing terlihat gelagapan. Tangannya membikin-bikin suatu dalam tas yang beliau angkat. barang putih berwujud balang minim, beliau semprotkan kedalam gerong mulutnya. Napasnya kelihatan mulai rutin.

�Kamu memiliki penyakit ampek betul Tar.. ? � Kataku kancap atensi.

ajojing cuma menganggut minim serta tangannya lekas menggenggam lenganku. �Sorry betul abang, ajojing lagi merasa enggak lezat. Kayak lemes gitu.. � ucapnya atas lembut. saya merasa belas pada ajojing. beroncet-roncet bersilir-silir saya bepergian menuju kamar ajojing dengan memegangnya.

�Mas, temani ajojing sesaat betul.. cemas bila asmanya angot lagi. �

saya menganggukkan kepala dengan membuka gebar lokasi tidurnya, bersama mempersilahkannya buat istirahat. ajojing tergolek aleman. saya memandangnya atas kancap atensi. Matanya terbuka serta memandang ke arahku.

�Apa lihat-lihat.. � Tegurnya atas senyum bundel.
�Kamu cantik, ajojing. �
�Gombal! �

�Benar! anda cantik! saya dari mulanya perhatiin anda. anda kelihatan cekal serta aktif. serta saya amat cemas bila anda terdapat apa-apa. saya cinta anda, ajojing.. � saya berbicara tanpa memberinya durasi buat berdiskusi.

�Trus bunda Rossye? � ucapnya.
saya mendekati ajojing serta bersandar disisi lokasi tidurnya.

�Nggak terdapat apa-apa.. � saya begana-begini.
�Kita cuma rumpi sepanjang malam. �
�Mas janganlah bongak.. � Badannya beralih ke sisi.

�Apa saya mesti mengesun anda buat memperlihatkan bila aku cinta anda ajojing? � atas halus saya mengesun bibirnya. �Aku cinta anda, ajojing. � beliau membebaskan ciumannya dari bibirku. �Mana terdapat orang buktiin cinta atas kecupan, lap! � Senyumnya menggoda.

�Maunya yang gimana? �
�Apa saya mesti membelah dadaku, bisa! saya ambil badik kini.. � akal-akalan saya beranjak dari lokasi tidurnya.
�Jangan.. janganlah.. ! Entar saya diduga pati padam anda abang.. � Sahutnya mesem aleman.

saya enggak membuang durasi amat lamban, bibirku lekas melumat bibirnya atas bandel. ajojing seseorang pencium yang bagus. Bibirnya melekat kencang pada bibirku serta memainkan lidahnya atas amat ahli. Buah dadanya menggesek badanku ketika kecupan kita kian buas. Tanganku mulai bergerilya mengelus-elus pahanya yang putih. sebaliknya tanganku yang satunya membuka buah baju celana jauh yang lagi saya pakai.

berencana saya membuka celana lebih dulu, biar kontolku yang telah memadat pergi atas belantara serta membikin birahi ajojing kian buas. persisnya dugaanku! Tangan ajojing menggenggam batang kontolku. terkadang digenggamnya batang kontolku atas tangguh. kelihatan afeksi sexnya sedemikian itu tinggi, kepalan tangannya amat nyata membuktikan.

�Ahh.. mencucup Adik kecilku cinta.. � saya mengatakannya atas halus.
�Wah.. bengkak sekali betul abang.. dapat enggak muat nih.. �

saya cuma mesem mengikuti gurauannya. dengan cara beroncet-roncet bersilir-silir bingkai tipisnya mengesun pucuk kontolku.. Lidahnya beracah-acah mengelitik urat-urat kontolku yang kian nyata kelihatan menahan jijik. Sesekali saya menggelinjang kegelian ketika mulutnya menghisap atas tangguh.

�Ahh.. Sakit cinta.. �, ajojing cuma mesem minim mengikuti protesku
�Habis.. Adik kecilnya abang memengkalkan.. �
�Ha.. Ha.. �, kita mesem bersama-sama.

saya membuka blus serta membebaskan celana. ajojing juga membuntuti tahap yang serupa. BH serta celana dalamnya amat asri melekat pada kulit putihnya. �Boleh saya photo anda cinta.. ? � ujarku dengan mengambil camera digital yang terbaring di sisi lokasi tidur.

�Apa? abang ada-ada aja.. �
�Badan anda sexy, bila diphoto hasilnya tentu serupa playmate playboy. �
�Ngaco.. � anda balik mesem atas merdeka. Gigi putihnya kelihatan apik menaburkan daya pikat.

saya mengesun ajojing atas halus dengan membebaskan hubungan BH-nya. Payudara ajojing kelihatan cepat mencuat kedepan. saya meremas kedua payudaranya dari arah bawah. Lagi-lagi ajojing memijit-mijit batang kontolku atas keras. Orang bilang, bila wanita itu benci menggenggam suatu, lagi pula benci menggenggam peranti vital, kebanyakan wanita itu ada birahi sex tinggi.

�Ahh.. � saya memekik kenikmatan kala tangan ajojing mengocok-ngocok batang kontolku.

ajojing menghenyakkan dirinya seakan mau dipuaskan. peluang ini nyata saya pergunakan buat melegakan dirinya luar dalam. Puting payudaranya yang kemerahan saya mencarak atas buas. ajojing sedemikian itu menikmati permainan sex sesi pertama.

�Gigit.. abang.. � Kedua tangannya mencengkram sprei. Matanya terkatup menahan jijik.
�Uh.. Enaknya.. Uh.. Trus cinta.. � Mulutnya melafalkan kata-kata birahi.

Erangan ajojing membikin saya kian bersemangat melumat klitorisnya. bingkai vaginanya kelihatan apik melekat pada segi luar, yang ditumbuhi bulu-bulu lembut bekas cukuran.

�Ah.. �
�Kenapa cinta.. � saya melenggakkan kepala dengan menyengir.

�Sakit! � Protesnya. �Satu kosong! � saya mesem memandang expresi mukanya, terlihat asam. �Iih.. Dendaman betul.. Entar ajojing meladeni.. � �Ya.. betul.. Becanda kenapa cinta. saya bakal melegakan dirimu cinta.. U will cum more than ever.. Ha.. Ha.. �

�Emang dapat? �
�Tari dapat acap kali orgasme loh say.. �
�Lets see.. �

saya memainkan lidah, membenamkan lidahku kedalam bolongan vaginanya. Menjilati klitorisnya serta sesekali menarik-narik atas halus kedua bingkai vaginanya. Mata ajojing terpenjam menikmati permainanku. bolongan pantatnya kelihatan sedikit terbuka, kala kakinya dinaikkan ke berdasarkan.

Rupanya pantatnya juga telah sempat kemasukkan barang ketul. Tanpa perasaan benci saya jilati bolongan pantatnya. Lidahku balik beracah-acah mendapatkan kawasan anyar. bolongan birit! kala bolongan vaginanya mulai berair. Kontolku mulai membidik masuk. Bles..

�Ahh. lezat sekali cinta.. Trus.. �
�Yang keras cinta.. � ajojing bergembar-gembor kebahagiaan.

Pantatnya naik serta turun membuntuti aksen naik serta turunnya kontolku. Sesekali pantatnya bergerak membikin kontolku serupa terhirup.

�Ah.. Memek anda lezat sekali say.. �
�Punya abang pula.. Besar.. ! � ajojing mengerling ke arahku.
�Ah.. abang.. ajojing ingin pergi.. Aahh.. �

saya imbuh bersemangat memuatkan kontolku mendobrak gohong vaginanya yang mulai berair. Dari abar-abar vaginanya pergi larutan mandi kontolku. faraj ajojing berkedut-kedut memipit kontolku yang lagi terpacak di dalam. �Sa.. Tu kali.. � Kataku dengan terengah-engah nikmat. ajojing cuma mesem senang memandang ke arahku.

saya balik mengawali sesi selanjutnya. Kontolku membidik ke posisi lain, bolongan birit ajojing! perlahan-lahan tetapi tentu, akibatnya Sst.. Sst.. Blep.. wajah ajojing kelihatan menahan sakit serta giginya terkancing. bolongan birit ajojing memipit batang kontolku atas tangguh. susah saya tuturkan atas bahasa yang saklek, modalnya nikmat sampai ke bubun.

beroncet-roncet bersilir-silir kontolku pergi serta masuk. serupa orang bilang, berangsur-angsur jadi lazim. abar-abar bolongan pantatnya juga membuntuti besarnya kontolku. Sesaknya menurun, kontolku kian lekas masuk serta pergi bolongan pantatnya.

�Ahh.. Don�t stop hon.. � ajojing berdengking kenikmatan.

Tangannya menggesek-gesek klitorisnya dengan mengatupkan mata. Rasanya klimaks kenikmatannya bakal datang. Badannya balik bergonyng-goyang, seakan mau melimpahkan semua larutan kenikmatannya.

�Ahh.. saya pergi lagi.. � ajojing berdengking. serta kontolku lagi menggojlok bolongan pantatnya.
�Ayo.. Say.. Keluarin.. ajojing udah enggak ditahan.. �

kian cepat kontolku pergi serta masuk, kian lekas desakan spermaku mau curah. serta saya enggak mau menahannya di dalam kontolku. saya mesti membuang spermaku di dalam bolongan kenikmatan ajojing.

�Ah.. saya ingin pergi.. Tar.. � Kocokan kontolku kian cepat.

ketika spermaku akan pergi, tangan ajojing menarik kontolku serta memasukkannya atas lekas ke dalam bolongan vaginanya. �Ah.. , aahh.. �, Crot crot.. Spermaku curah mencurah di dalam bolongan faraj ajojing. Kedutan vaginanya seakan mau memeras batang kontolku biar spermanya pergi tidak tercecer.

saya mesem kepadanya.

sontak bahana alarm dapat didengar. ajojing terlihat gugup bersama memerintahkan saya mesterilkan tubuh di kamar mandi. Dari kembali kamar mandi saya mengikuti suara seseorang wanita, serupa suara bunda Rossye. Mati saya! saya berbicara dalam batin. END

Recent search terms:

  • Ceritamlbersambung
  • cersek bu bos
  • pic memek gankang di meja
author
Author: