cerita sex ngentot Dewasaa Mesum dan bugil telanjang KEPERAWANKU HILANG DI RENGGUT KEDUA TEMANKU

Hey para pembaca loyal Cerita Sex, Cerita Mesum, Cerita Ngentot, Cerita Sedarah, Cerita Daun Muda,  cerita berumur, ataupun sekeliling sexlah intinya. Perkenalakan Namaku Sherly. saya seseorang siswi SMU anyar aja lolos yang dapat dikatakan ada muka cantik, bohay, serta menggoda. Ditambah lagi saya ini ialah blesteran, jadi saya pula ada rupa badan yang proposional, modalnya saya ini hasrat para pria lah para pembaca.

Disini akau bakal melukiskan cerita sex jelas yang saya alamiah kala saya anyar aja merasakan rasanya jadi anak SMA. cerita Sex ini ialah pengetahuan Sex aku ketek saya lagi kategori satu SMA. ok anda mulai aja cerita sex aku dari sini.

Pada dahulu masuk sekolah SMA, mata pelajaran yang dikasihkan pada para anak didik belum amat beku, karna benar kita lagi dalam era peralihan dari anak buah smp jadi anak didik atau siwi SMA. Jujur aja nih para pembaca, saya enggak sempat menggambarkan karna saya dapat diperoleh di SMA yang dapat dikatakan idola di Jakarta ini.

telah lamban sekali saya melamunkan momemn ini, ialah detik Diana saya dapat mengenakan berkembar putih abu-abu. berkembar SMA ini ada bentuk gaun serta blus yang dapat membuatku terlihat lebih Sexy serta memengkalkan. Pada awal-awal saya masuk sekolah, saya jatuh cinta pada amatan pertama pada seseorang pria satu kelasku, memanggil menyeru aja namanya bontot.

Saking terpesonanya, anyar menggambarkan wajahnya aja saya telah terangsang para pembaca, enggak kebayang lah bila saya dapat jadi ceweknya serta dapat bercinta denganya, hha. saya in seseorang wanita ABG yang dapat dikatakan Hypersex. mengapa saya berbicara sepeti itu, jujur aja para pembaca, saya ini kerap melaksanakan coli ataupun melegakan diri seorang diri atas jari-jariku, hhe.

coli ialah keadaan yang amat nikmat menurutku, yah pahamlah saya cuma dapat beronani ketika itu. keadaan ini kerap saya lakukan kala saya lagi horny. lagi pula pada ketika itu usiaku menaiki usia-usia kemajuan, hhe. Mastubasi kerap saya lakukan terlebih hamper seetiap hari kala saya mulai senang pada bontot. saya kerap coli sambil berfantasi seakan lagi bercinta atas bontot.

meskipun saya kerap beronani, akan tetapi belum sempat serupa sekali berkaitan akrab atas seseorang pria. tidak tahu iblis apa yang masuk ke dalam fikiranku hari itu saya berencana buat menerangkan cinta pada bontot. Pada hingga waktunya, kala pada jam rehat aku-pun memanggil bontot,

� Gil, saya enggak tahu gimana ngomongnya, Gil saya cinta serupa Loe, Loe ingin kan jadi pria saya ?,

� ucapku atas rasa malu serta deg-degkan.

ketika itu bontot cuma mesem aja. Setealah saya melafalkan rasa cintaku pada bontot sesungguhnya ketika itu saya merasa amat malu sekali, saya merasa diriku serupa ditelanjangi di dalam kategori, huh,

� belakang saja betul saya jawabnya tepat berbalik, � jawabnya kecil kancap rahasia kemudian pergi sedemikian itu aja.

Pada ketika itu dalam hatiku bingung, (bagimana bila bontot hingga nolak saya, tentu saya akan jadi materi olokan di dalam kategori) benar ketika itu saya merasakan cemas hati yang luar lazim, bermacam pertanyaan lalu mengalir didalam otaku, profit aja pelajaran belum sedemikian itu maksimum. kecil cerita alarm berbalik juga bersuara.

sehabis dapat didengar alarm sekolah bersuara, mendadak itu jantungku berdebar amat lekas. kala itu yang dapat saya lakukan cuma bersandar menanti mengharap di bangkuku, saya enggak ada kegagahan buat merapati bontot serta bertanya tanggapannya. ketika kategori telah berangsur antap bontot menghampiriku,

� membegari betul Sher, saya pergi sesaat, � ucapnya.

ketika itu saya cuma mengganguk aja serta menanti mengharap seorang diri di kategori, dalam hatiku berbicara (apa agaknya bontot menanti mengharap sekolah antap biar beliau dapat mengajaku bercinta?) dalam fikiranku cuma dicukupi atas bingung seorang diri, bahkan saya serupa sekali enggak dapat berasumsi bugar lagi. dalam penantianku sontak terdapat orang hadir.

saya kecewa karna enggak bontot yang hadir tetapi Agus serta Dimas dari kategori 1 C. mereka menghampiriku, Agus didepanku serta Dimas disampingku. harus dikenal mereka dapat dibilang amat jauh dari ganteng. atas kulit yang hitam serta tubuh yang ramping kering, saya rasa bakal mengalutkan mereka buat memperoleh kekasih di sekolah ini,

� Ehemm� kog belum berbalik Loe Sher, lagi nugguin seorang betul Loe ?, � pertanyaan Agus.

� Mmmm, kog loe tahu sih, � tanyaku penasaran.

� ingat dong, soalnya mulanya mulanya bontot cerita serupa anda, hhe� � jawabnya.
Huh� apa-apaan nih sang bontot pake kegiatan cerita semua lagi serupa 2 orang ini, ucapku dalam batin,

� Oh bercakap-cakap, Loe senang kan Sher serupa bontot ?, � cakap Agus mengejutkanku.
ketika itu saya cuma dapat bengong aja,

� Hemmm, ditanya kog diem saja sih ?, � cakap Dimas menimpa.

� Auk ah, males jawabnya, � jawabku pada mereka.

saat ini aku-pun dicukupi atas perasaan kesal, meskipun saya amat kesal sekali akan tetapi saya mesti menahan amarahku karna fikirku Dimas serta Agus ialah kawan dekat bontot,

� Kog loe dapat senang ma bontot sih Sher ?, � pertanyaan Dimas akan tetapi kali ini dengan merapatkan duduknya kepadaku serta meletakkan tangannya di pahaku.

� bontot bagus serta enggak minim asuh kayak loe! ! !, � ucapku sambil menyingkirkan tangan Dimas dari pahaku.

� minim asuh banyak gimana arti loe ?, � pertanyaan Dimas lag i dengan meletakkan tangannya lagi di pahaku serta mulai mengelus-elusnya.

� enggak nyadar pula Loe, Loe nggk santun ilustrasinya kayak gini! ! !, � ucapku jelas sambil menunjuk tangannya akan tetapi enggak menepisnya karna saya mulai terangsang serta berasumsi boleh jadi mereka disuruh bontot.

� tetapi lezat kan ?, � kali ini Agus turut cakap.
Dimas mulai mencoba-coba akar pahaku, ketika itu saya akal-akalan meronta sedangkan dalam batin saya mau beliau melanjutkannya, kemudian,

� Udah janganlah sok meronta, � tutur Agus dengan membuktikan cengiran lebarnya.
kian lamban karna raba�an itu, dengan cara spontan aku-pun membuka luas pahaku,

� mulanya bilang anda minim asuh, eh skarang justru ngangkang, � cakap Dimas.

� Nantangin yah anda anda Sher ?, � tutur Agus.

Tanpa melimpah cakap Agus-pun menggeser kursi di depan mejaku serta mulai masuk ke kolong mejaku. kini Dimas mengganti mengerjai buah dadaku, tangan kirinya menghapus payudara kananku sebaliknya mulutnya menciumi serta menghisap payudarakiriku alhasil seragamku berair persisnya di kawasan payudaranya aja.

Agus yang terletak di kolong meja menjilat-jilat pukang hingga pangakal pahaku. Sesekali lidahnya mengenai Vagina-ku yang msh terbungkus celana dalam tipisku yang berona putih. aksi mereka membuatku menggelinjang serta sedetik membuatku melalaikan bontot. Dimas melepaskan buah baju gamis seragamku satu persatu serta setelah itu lontar berkembar itu tidak tahu kemana.

Merasa minim senang beliau juga melepaskan serta lontar BH-ku. lidahnya bergerilia pada putting susu-ku mendatangkannya jadi kian melabu. � Sssss� Oughhh�hh� inci udah dong, gimana belakang bila kedapatan orang, Aghhhh� � ucapku.

� hening saja guru serta mjurid lainya tentu udah pada berbalik kog, � tutur Agus dari dalam rokku.

Sementara Dimas sibuk atas Vagina-ku, Dimas lalu memainkan kedua buah dadaku memilinnya, meremas, memghisap, terlebih sesekali menggigitnya. saya amat tidak berakal ketika ini, tidak berakal karna nikmat. saya merasakan terdapat suatu yang berair hal vaginaku, saya rasa Agus menjilatinya. saya tidak bisa melihatnya karna tertunamun oleh rokku.

Perlakuan mereka benar membuatku melayang, ketika itu yang kurasakan kewanitaan-ku telah amat berair serta Agus menarik merdeka celana dalamku serta melemparnya pula. beliau menyingkapkan rokku serta lalu mnjilati kewanitaan-ku. tidak berapa lamban saya merasa badanku mengejang. saya siuman saya bakal
kulminasi. saya merasa amat malu karna menikmati permainan ini.

saya melenguh jauh, sebelah berdengking, saya mendapati kulminasi di depan 2 orang jelek air muka yang anyar saya ingat,

� Wkwkwkwk� � suara gelak Agus serta Dimas berbarengan.

� nyatanya Loe senang pula yah Sher ?, � cakap Dimas dengan mesem.

� nyata dong inci, durasi beliau lagi SMP-kan beliau kondang bispak, wkwkwk�� hubung Agus.

amat lafal mereka membikin telingaku panas ketika itu, akan tetapi saya abaikan aja lafal mereka berlalu sedemikian itu aja, karna pada ketika itu saya benar menikamti keadaan hot itu. tidak lamban sehabis itu mereka berdua-pun mengangkat serta menelentangkanku di dek. Satu-persatu mereka-pun mulai membuka pakainnya,

Wow, anyar pertama kalinya saya memandang kejantanan dengan cara langsung, kebanyakan saya cuma memandang di Film-film berumur aja. Agus membuka luas pahaku serta meletakkan kakiku di berdasarkan pundaknya. pelan2 beliau memuatkan kejantanan-nya ke gohong kewanitaan-ku,

� Oughhh�, sakit lik, � teriaku � hening Sher, entar pula lo keamanan, � tutur Agus, � ketagihan justru � hubung Dimas, �

dengan cara perlahan-lahan beliau mulai menggenjotku, ketika itu rasanya perih-perih sakit akan tetapi nikmat. Sementara Dimas menggapai tanganku serta menuntunnya ke kejantanan punyanya. beliau memintaku mengocoknya. Agus memasok isyarat pada Dimas, saya enggak mengerti maksudnya. Dimas melekapkan kejantanan-
nya kemulutku serta memintaku mengkulumnya.

saya mejilatinya sedetik serta setelah itu me masukkannya ke mulutku,

� Isep kontol saya kuat-kuat Sher, � ucapnya.

Mendenagr perintahnya, aku-pun mulai menghisap serta mengocoknya atas mulutku. bisa jadi ini mendatangkannya ketagihan. beliau memaju mundurkan pingangnya lebih lekas. Disaaat berbarengan Agus menghujamkan kejantanan-nya lebih dalam,

� Eummm� Ughhhh�. Sssssss� Aghhhh�., � desau nikmat berbaur sakit serta melilit.

Rasanya ketika itu saya mau sekali berdengking, akan tetapi apa bisa bikin ketika itu mulutku dicukupi oleh kejantanan Dimas. Rupanya maksud dari isyarat mereka ini, biar saya tidak berdengking. Pada ketika itu saya siuman kalau keperawanan-ku sudah direnggut oleh Dimas serta Agus. tidak tahu ini sesuatu kenikmatan ataupun sesuatu keadaan yang mengecoh. kemudian,

� nyatanya lagi terdapat pula nak SMP 15 yang lagi anak dara, � cakap Agus.

� benar amat nikmat memek wanita virgin Gus, � tutur Dimas.

Pada ketika itu mereka berdiskusi atas posisi menggenjot gohong senggamaku atas liarnya. Tanpa siuman gegaran pingulku serta hisapanku akan kejantanan Dimas pula kian lekas. enggak lamban saya kulminasi buat yang kedua kalinya. akupun jadi amat lesu akan tetapi karna gegaran Agus kian buas saya juga pula konsisten berayun serta meghisap kejantaan Dimas atas liarnya.
enggak lamban setelah itu Agus menarik pergi kejantanan-nya serta melenguh jauh disusul derasnya basut air mani-nya diatas perutku. beliau merasa senang serta menyingkir. kurang lebih sehabis 30 menit saya menghisap kejantanan Dimas akan tetapi beliau tidak melawat kulminasi pula. beliau mencabut kejantanan dari mulutku, saya pikir beliau bakal kulminasi akan tetapi saya salah.

nyatanya beliau menelentang celentang serta memintaku naik diatasnya, saat ini saya ngentot atas gaya WOT (woman on maksimum). saya bergandengan pada dadanya biar enggak jatuh, sebaliknya Dimas bebas meremas susuku.
sekeliling 10 menit atas gaya ini sontak Agus mendorongku serta akupun jatuh mengepres Dimas. Agus menyingkapkan rokku yang selagi berlagak woman on maksimum sudah jatuh serta melingkupi komponen bawahku.

beliau mulai mengais-ngais bolongan dubur-ku, ketika itu aktual saya mau meronta tetapi saya enggak mau ketika ini beres sedemikian itu aja. jadi saya abaikan beliau mengerjai gohong duburku. enggak lamban saya yang telah membelakanginya lekas ditindah. kejantanan-nya masuk ke dalam anusku atas buas serta mulai memberantakkan duburku.

Tubuhku amat kerasa kancap, pada ketika itu saya cuma dapat menikmati kondisi itu aja. hingga pada akibatnya beliau mulai memuatkan kancap kejantanan-nya ke dalam duburku. saya merasakan rasa melilit serta rasa nikmat jadi satu, jadilah saya berdengking sekeras-kerasnya. saya yang kesakitan tdk membikin mereka belas kasih tapi justru kian aktif menggenjotku.

sekeliling 15 menit mereka membuatku jadi daging roti limpit serta akibatnya saya kulminasi lagi buat yang kesekian kalinya. kali ini saya berdengking amat keras serta setelah itu jatuh lesu mengepres Dimas. ketika itu pelindung sekolah masuk tanpa saya siuman serta melihat saya yang lagi dikerjai 2 orang biadab ini. gegaran mereka kian angkara melambangkan mereka bakal lekas kulminasi.

saya yang telah lesu cuma dapat berserah aja menadah segala perlakuan ini. tidak lamban mereka empat mata memelukku serta melenguh jauh mereka memancarkan air maninya di dalam gohong anus serta gohong senggamaku. saya bisa merasakan larutan itu mengalir pergi karna Vagina-ku enggak cukup menampungnya.

Sementara Mereka mencabut kedua kejantanan mereka, pada ketika itu saya merasa lesu serta nyaris hilang semangat langsung tersadar sedemikian itu mengikuti Dimas berbicara,

� Nih aplusan bungkus kebiri ngerasain Sherly, � cakap mereka.

saya memandang pelindung sekolah itu sudah bugil bundar serta kejantanan-nya yang lebih besar dari Dimas serta Agus atas gagahnya mengangkangiku seolah membutuhkan bolongan buat dimasuki. beliau menuntun kejantanan-nya kemulutku buat kuhisap. saya kewalahan karna ukurannya yang amat besar. memandang saya kewalahan bisa jadi beliau akur batin mencabutnya.

akan tetapi kini beliau justru membuatku menjengking, beliau mengais-ngais kewanitaan-ku yang telah berair alhasil kian lamban akupun mengangkat pantatku. ketika itu saya merasa cemas, bila hingga bungkus kebiri menyodomiku. akibatnya saya dapat sedikit kosong ketika kejantanan-nya mengenai bingkai kewanitaan-ku.

sehabis itu ke 2 jari-nya-pun membuka Vagina-ku sebaliknya kejantanan-nya lalu menguji memasukinya. tidak tahu apa yang saya pikirkan, saya menuntun kejantanan-nya masuk ke Vagina-ku. beliau juga mulai menggoyangnya perlahan-lahan. saya dengan cara tidak siuman membuntuti aksen dari goyangannya. Rokku yang telah tersinggkap mulai dibuka kancingnya serta dinaikkannya oleh bungkus kebiri.

alhasil saat ini bungkus Kasim-pun melepaskan gaun abu-abuku dengan kepalaku. saat ini aku-pun sudah bugil bundar. tangannya meremas buah dadaku serta lalu menggerayangi tubuhku. Di saat-saat kenikmatan saya tidak berencana berpaling serta memandang bontot bersandar di ceruk. dewi kawan sebangkuku megoralnya yang lebih memerangahkan beliau menggenggam handycam serta itu menagarah ke diriku.

sesungguhnya saya kesal sekali, akan tetapi apa bisa buwat saya telah bablas menikmati permainan sex ini, so aku-pun cuma berserah tanpa perlawanan. akibatnya saya cuma menikmati persenggamaan ini dengan direkam oleh orang yang saya sukai. bungkus kebiri kian buas meremas dadaku gerakannya juga kian lekas. tetapi tidak tahu mengapa dari mulanya saya senantiasa lebih dulu kulminasi ketimbang mereka.
saya berdengking jauh serta disusul bungkus kebiri yang menarik rambutku setelah itu mencabut kejantanan-nya serta menyuruhku menkulum serta meghisapnya, pada ketika itu beliau berdengking enggak pasti. kemudian bungkus kebiri menarik, meremas buah dada serta hingga pada akibatnya beliau melimpahkan air mani-nya di dalam mulutku.

ketika itu dapat didengar entay suara Agus, Dimas, ataupun bontot yang berdengking biar saya memakan air benih segalanya. saya juga menelannya. mereka meninggalkanku yang bugil di kategori seorang diri. sehabis mereka pergi saya meratap dengan membikin-bikin seragamku yang mereka buang serta berserakan di bilik kategori.

saya mendapatkan BH-ku sudah digunting persisnya di komponen putting-nya serta saya mendapatkan celana dalamku di depan kategori sudah dirobek-robek. alhasil saya berbalik tanpa celana dalam serta BH yang cabik-cabik komponen putting-nya. di dekat tasku terdapat sepucuk catatan yang bertuliskan (dapat kasih sudah memasok kita kebahagiaan). benar sesuatu pengetahuan sex pertamaku yang sedemikian itu sakit, buas akan tetapi amat bergengsi. berakhir

author
Author: